Bom Atom

Dua bom bernama Little Boy dan Fat Man merupakan bom atom yang memicu reaksi berantai dari fisi nuklir. Inti atom berasal dari bahan radioaktif yang dipecah agar menciptakan elemen berbeda, melepaskan sejumlah besar energi. Kota yang menjadi sasaran adalah Hiroshima dan Nagasaki

Bom atom diketahui pernah meledakkan kota di Jepang yakni Hiroshima dan Nagasaki pada akhir Perang Dunia II. Kejadian ini menewaskan sekitar 90 ribu-166 ribu orang di Hiroshima serta Nagasaki mencapai 39 ribu-80 ribu orang.

Pada Little Boy, terdapat proyektil mirip peluru terbuat dari uranium-235 ditembakkan ke inti zat yang sama. Tujuannya agar memicu reaksi berantai. Sementara Fat Man menggunakan inti plutonium 239 dan dinyalakan dengan ribuan pon bahan peledak konvensional. Lalu memicu reaksi berantai dari fisi nuklir.

Aksi pengeboman Hiroshima dan Nagasaki adalah bentuk balasan dari pihak AS yang lebih dulu diserang oleh Jepang pada 7 Desember 1941. Pada 7 Desember 1941, pesawat tempur Jepang menghancurkan armada Pasifik AS yang berbasis di Pearl Harbor, Hawaii. Sebagai kelanjutan dari serangan yang dilakukan oleh Jepang terhadap pangkalan laut Amerika Serikat, maka Jepang harus menelan pil pahit. Pasalnya, Amerika Serikat membalas serangan tersebut dengan tujuan ingin segera menyelesaikan perang, yaitu mengirimkan pesawat pembawa bom atom ke Jepang. Kota yang menjadi sasaran pengeboman adalah Hiroshima dan Nagasaki.