Filinta Episode 18

Dalam Episode 18 Filinta, Bekri berduka atas kematian saudaranya. Dia bersembunyi di markasnya di Galata sambil bersumpah bahwa dia akan membalaskan dendam kematian saudaranya. Targetnya adalah Filinta Mustafa dan Ali si Belati. Cemil datang kepada Bekri bagaikan bantuan tak diduga-duga, mereka merencanakan sesuatu untuk mengakhiri Filinta dan Ali. Sementara itu, Lara mengetahui bahwa kakinya lumpuh. Ia sangat terpukul dan kesal pada ayahnya yang menyembunyikan itu darinya. Boris memanfaatkan situasi ini untuk melepas ikatan Filinta Mustafa terhadap Lara.

Kadı Gıyasettin mengincar wanita bernama Bala Hatun dan jatuh ke dalam jebakan tak terduga. Süreyya melakukan segalanya untuk mengalahkan Boris, termasuk membeli Bank tempat Boris melakukan transaksi untuk menerima dana untuk mendirikan Bank yang dipercayakan oleh Sultan. Untuk menyempurnakan rencana ini, Sureyya berusaha mengekspos bukti bahwa Boris menerima uang dari asing melalui buku catatan bank. Ia tidak sabar menunggu orang yang membawa buku bank yang akan menyebabkan kehancuran Boris. Rencana tentu tak berjalan dengan sempurna, Boris mengetahui rencana Sureyya ini. Sansar dan Anita juga mengincar buku catatan bank tersebut.

Boris melakukan apa yang akan dia lakukan lagi dan menghampiri Süreyya yang sangat bergembira. Dia mengatakan tidak ada yang bisa menghentikannya. Tenggat waktu yang diberikan Sultan untuk mendirikan Bank sudah hampir dekat, tetapi uangnya tidak ada. Menteri Keuangan Omer Pasha menunggu dana pendirian bank tersebut. Boris perlu mencari dana dengan sangat cepat. Maka, Boris akan memulai permainan besar. Akankah permainan Boris nantinya akan digagalkan? Apa yang akan dilakukan Boris agar anaknya bisa lepas dari ikatan Filinta? Apa yang direncanakan Bekri dan Cemil? Bagaimana jalannya rencana Sureyya untuk menghancurkan Boris?