Miracle in Cell No. 7 (7. Koğuştaki Mucize)

Keajaiban Di Sel No. 7 atau dalam judul bahasa Turki 7. Koğuştaki Mucize adalah sebuah film Turki bergenre drama tahun 2019 yang disutradarai oleh Mehmet Ada ztekin. Ini adalah adaptasi resmi dari film drama komedi Korea Selatan tahun 2013 Miracle in Cell No. 7 menggunakan premis yang sama, tetapi dengan perubahan cerita, karakter, dan nada yang signifikan. Film tersebut terpilih sebagai perwakilan Turki untuk Film Fitur Internasional Terbaik di Academy Awards ke-93, tetapi tidak dinominasikan.

Kisah ini terungkap dalam sebuah cerita ke sebuah desa pada tahun 1983. Seorang ayah autis bernama Memo, tinggal bersama putrinya yang masih kecil, Ova, dan neneknya di lereng bukit. Tapi dunianya terbalik ketika dia dituduh membunuh seorang gadis yang meninggal karena kecelakaan. Terpisah dari putrinya, sang ayah dengan disabilitas intelektual harus membuktikan dirinya tidak bersalah ketika dia dipenjara karena kematian anak seorang komandan.

Semua orang di penjara membenci Memo karena mereka pikir dia adalah pembunuh anak-anak. Mereka memukulinya sampai hampir mati. Ayah Seda kesal karena dia ingin Memo digantung. Para tahanan diperintahkan untuk tidak menyentuh Memo lagi. Memo dinyatakan bersalah atas pembunuhan dan dijatuhi hukuman mati. Setelah tahanan lain menyadari bahwa Memo cacat mental, mereka kemudian bersikap hangat padanya, dan memutuskan vonis tidak adil. Setelah Memo ditikam saat mencoba melindungi seorang tahanan bernama Askorozlu dalam adu pisau, mereka memutuskan untuk memberi Memo keringangan untuk melihat anaknya sebelum dia digantung. Askorozlu, mantan anggota mafia, menyuruh anak buahnya di luar menyelundupkan Ova ke sel penjara, tempat dia bertemu kembali dengan ayahnya.